Bramantyo Janssen

Biodata

Name: Bramantyo Janssen

Nickname: Bram, Tyo

DOB: Solo, September 1st

Ethnicity: German-Indonesian

Languages: Indonesian, English, and a little bit of German

Age: 36

Occupation: Corporate slave Human Resource Manager

Marital status: Single

Sexual orientation: Bisexual

Face claim: Fushiguro Toji

Secuil Tentang Masa Lalu

Bramantyo bukan orang yang selalu ada di jalan lurus. Lahir dan besar sebagai anak laki-laki satu-satunya diantara tiga saudari (dia sudah bersumpah untuk tidak menyebut lagi nama keluarga itu), menuntutnya untuk selalu sempurna. Dia memilih untuk memberontak. Saat usia Bram menginjak duapuluh, dia dan kebodohannya menghasilkan seorang putra. Anak laki-laki yang benar-benar hidup, sama seperti dirinya.

Anak malang itu tidak diinginkan oleh ibu kandungnya. Malu. Tentu saja. Bram mengerti.

Sama seperti bayi itu, Bram juga tidak lagi diinginkan oleh keluarganya sendiri. Beruntung Paman dan Bibi dari pihak Ayahnya bersedia untuk menampung Bram dan putranya.

Dia beri nama sang putra Baskara Janssen.

Bram tahu benar apa yang dia lakukan adalah sebuah kesalahan besar. Tapi seiring berjalannya waktu, rasa sayang terhadap si bocah mengalahkan segalanya. Walaupun dia harus mengorbankan masa mudanya untuk membesarkan sang buah hati, dia tidak peduli. Apapun. Apapun untuk anak semata wayangnya dan keluarga yang dia punya sekarang.

Pada akhirnya, dia memutuskan untuk mengabdikan diri kepada Paman dan Bibi Janssen yang sudah berbaik hati selama ini. Dia mengganti nama belakangnya dan setelah lulus kuliah Bram bekerja di perusahaan milik sang Paman.

Sudah sekian tahun berlalu, Bram masih tidak selalu ada di jalan lurus. Tapi setidaknya dia sudah lebih tahu mana yang baik dan yang buruk.

Tak Kenal Maka Kenalan

Paras Bram yang terlihat garang membuat sang pria cukup disegani, padahal dia orang yang ramah dan perhatian. Walaupun kerap kali kadar sarkasmenya sedikit terlalu tinggi, sih. Dia juga seorang pekerja keras walaupun bukan workaholic.

Bram gemar bermain permainan papan dan kartu untuk melepas penat di tengah kesibukannya bekerja. Reversi dan kartu domino adalah sebagian kecil dari permainan favoritnya. Dalam satu minggu juga biasanya akan dia sempatkan untuk pergi ke gym setidaknya satu kali. Kemudian pergi ke bar setelah itu.

Pria bersurai legam ini merupakan seorang social butterfly meskipun kadang agak canggung. Dia senang berkenalan dan bercakap dengan orang baru. Tapi hati-hati, kadang Bram sering melontarkan dad jokes basi.